Catatan Harian Bunda : Hati yang Retak (Eps. 1)

Catatan Harian Bunda : Hati yang Retak (Eps. 1)

Hati Yang Retak
Episode 1

Jumat 26 Januari 2018

Menjelang isya, Eldryan mengajak kembali ke pondok. Padahal tadi ia sendiri yang memintaku mengantarkan ke pondok lepas isya. Untunglah semua keperluannya sudah kumasukan dalam tas.

Sepotong hariku masih berteriak. Menyaksikan lapangan tempat pertama kami memarkirkan kendaraan kami dulu. Pandangan mataku tertuju jauh menuju asrama Damaskus. Dan aula dimana kami biasa bertemu si sulung Firsta.

Tiba-tiba saja sepotong hati yang tadi berteriak sekarang telah retak. Hingga menjadi bongkahan sesak. Perasaan itu memang tak kuutarakan pada Eldryan. Tapi dia meyaksikan bagaimana hatiku telah patah.

"Bunda jangan sedih ya!", pintanya.

Aku tahu Eldryan mengerti. Dia tahu apa isi hatiku.

"Ya Dek!", jawabku lirih.

Langkah kaki kami telah mendekati asrama. Sebelumnya, kami melintas di rumah Ustad Gipin. Sayangnya rumah terkunci. Jadi kami langsung masuk pondok. Suasana sepi karena tentu penghuni pondok sudah menuju masjid.

Sesampai di asrama, kasur dan perkakas milik Eldryan acak-acakan.

"Mengapa begini dek?", tanyaku.

Biasa bun, hari jumat adalah hari kebersihan.

Tak lama Eldryan mengajak kami kembali ke kontakan karena sajadahnya tertinggal.

Ya sajadah itu lama telah hilang. Sudah menjadi kebiasaan kami jika ada yang hilang maka kami ikhlaskan. Saat di depan lapangan rumput yang luas, Eldryan berbisik kepadaku.

"Ustad Iwan Bun!", katanya pelan sekali.

Aku melihat sebuah motor melintas. Dikendari oleh seorang laki-laki berkoko putih, bersarung dan berpeci hitam. Namanya Ustad Iwan Subagja.

Hatiku ya yang telah retak tadi kini hancur lebur. Belum pula dia berkata-kata. Belum pula aku berkata-kata. Aku cuma bisa meneteskan air mata.

Pak Ustad mematikan mesin motornya. Lalu menyalamiku dan Eldryan.

"Kapan datang dari Lampung Bu?", tanyanya ramah.

"Lepas ashar tadi Pak!", jawabku.

"Bapak tidak ikut Bu?", tanyanya lagi.

"Tidak Pak!", jawabku lagi.

Ah....aku bingung bagaimana lagi menghadapi ustad yang ramah ini. Pernah kumintai tolong agar "menyelamatkan" Firstaku.

"Bagaimana Firsta, Bu?"

"Firsta sudah sekolah kembali Pak. Namun dia memilih Sekolah Negeri.

Kami semua terdiam. Namun hatiku menangis. Aku sesenggukan tak dapat menahan perasaan.

Lalu aku sampaikan padanya.

"Kami titip Eldryan Pak. Dia tetep ingin di sini!", pintaku pada pak ustad.

Pak ustad mengarahkan pandangannya pada Eldryan. Dan menepuk pundak Eldryan.

"Ya, Bu. Insyaallah!", katanya lirih.

Lalu dia melanjutkan.

"Biarlah Firsta dengan pilihannya. Kita do'akan supaya Firsta sukses melalui jalurnya sendiri. Tetapi tetap harus ada satu yang berhasil dari Pondok. Yaitu Eldryan. Eldryan harus sukses ya!", begitu ia memberikan doa dan harapan pada anak-anakku.

"Aamiin. Terima kasih Pak Ustad!", kataku sambil memohon izin kembali ke kontrakan.

"Silahkan, Bu!"

Dan kami pun menuju ke kontrakan.

Sejadah telah diambil. Di kontrakan aku telah ditunggu Teh Entih. Teh Entih ini adalah orang kepercayaanku. Sesekali ia ke pondok saat sore hari.

Sesekali kuminta ia bertanya kepada Eldryan jika ada sesuatu keperluan. Seperti ingin makan rendang. Atau ingin ayam bakar. Sesungguhnya tugas utamanya dariku adalah mengantarkan buah semangka setiap hari senin untuknya. Buah kesukaan Eldryan.

Ya itu saja. Kami ngobrol sebentar lalu kembali ke asrama. Eldryan memintaku membantunya membereskan lemarinya. Ia ingin mensortir barang-barang yang tak diperlukan lagi.

Anak ini begitu manja jika bersamaku. Tetapi sangat dewasa dan mandiri saat di pondok. Jika sedang bersamaku ia sering merengek meminta sesuatu. Ah....terkadang saking manjanya aku sering emosi. Masih seperti anak kecil yang bermain air mengotori teras samping. Membakar kertas-kertas dengan korek api. Lalu abunya berantakan.

Sesaat aku memandangi wajahnya.

Ya Allah anakku ini masih kecil. Masih senang bermain air.

"Bunda marah ya sama Aku?",  tanyanya manja.
"Tidak. Asal Adek sudah sholat ashar!", tegasku.
"Adek sudah sholat kok!"

Dan aku bisa menebak jawabannya karena memang ia sering bercanda. Itu adalah gayanya.

Baca Juga :

1. Kisah Parenting : Surat Terbuka Episode 1

2. Kisah Parenting : Surat Terbuka Episode 2

3. Kisah Parenting : Surat Terbuka (Tamat)

Kim Kardashian and Kris https://www.cheapfootballshirtsvips.co.uk Humphries have Cheap football shirts been married for nearly two months, but in accordance with her brother, Rob, a baby would be cheap football tops the subsequent step in their relationship. Helps you spend less money on extra prime quality football shirts. There isn't any better place Everton home Football shirt 2018/2019 online to get the official merchandise and attire on sale than Save as much as 70% off on football shirts, hats, jackets, t-shirts, helmets and other discounted merchandise along with your favourite football team emblem.
Since 1979 now we have remained an unbiased firm inside the Europe-broad Vesey Group, which provides football kits throughout Real Madrid Home Football Shirt 2018/2019 the ever-growing European continent. Undecided about low cost shirts but Queensway Shopping Ctr close to Alexandria has loads of sports shops Real Madrid All Black Football Shirt 2018/2019 promoting football garments. For football followers the world over, your workforce's colours kind the backbone of a club's identity, from the famous ‘Yellow Wall' of Borussia Dortmund to the sea of green and white that greets Celtic's players at every dwelling recreation.
We're proud to have the ability to customise Barcelona Home Football Shirt 2018/2019 all of the football shirts, kits and equipment in house so we simply want your brand and badge and we will ship in 48 hours after confirmation. Faux shirts are within the marked at the Barcelona Away Football Shirt 2018/2019 feria on Tuesday and Sunday by the mosque. Simply check the website for your most popular low-cost football equipment then contact our customer support staff Borussia Dortmund Home Football shirt 2018/2019 who will be capable to advise you whether or not your required products are available from current stock.
 
Rolex Wall Clock Advertising page:  
Most fashionable and stylish looking rolex duplicate are http://www.wallclockshow.com in trend now at our swiss rolex reproduction uk shop. Jia Xiaonong rolex wall clock submariner whispered I used to be innocent, I used Rolex wall clock be innocent, methods to prove That is what I'm worried about, rolex wall clock submariner it's argued that you're now the situation, there can't be Rolex wall clock in the motive of human trafficking ah Nonetheless, Zhu Shuji and Tang Zhenghong which means is clear, in addition they consider that you're now developed, not The problem Omega wall clock that you're coming submariner wall clock to the peach village. Alot of those clocks originate from Canada, I had an Omega one also, however once more its Fake. Save Hublot Wall Clock to get e-mail alerts Hublot wall clock and updates in your eBay Feed. In case your watch doesn't show the date there shall be no position 3. When the Breitling clock is in the date position Rolex wall clock it is vitally necessary that you don't force it counter clockwise. Setting the Time: Whereas the crown is in place four turn the dial clockwise (away from your body) till the fingers have reached the proper place. Unfollow rolex wall clocks to stop getting updates in your Facebook feed. On the market is 1 of these stunning and really rare Sellers Showroom Show Wall Clocks, representing the well-known Rolex watch.

author
No Response

Leave a reply "Catatan Harian Bunda : Hati yang Retak (Eps. 1)"